Wawan Geni, Seniman yang Melukis dengan Rokok

Untung Yuli Prasetyawan atau biasa disapa dengan Wawan Geni, warga Kauman, Desa Blondo, Kecamatan Mungkid, Magelang ini boleh jadi adalah seniman lukis yang eksentrik. Betapa tidak, di saat banyak pelukis menggunakan cat minyak, ia malah menjadikan rokok sebagai alat lukisnya. Dan hasilnya tak main-main, karya-karya seni lukisnya ternyata banyak disukai oleh kolektor. Selain menggunakan rokok, Wawan juga menggunakan obat nyamuk bakar sebagai media lukisnya.

rokok

Wawan Geni mencoba menggunakan alat bakar sebagai medium berkesenian sejak 2003. Ia mencoba berbagai alat bakar seperti dupa, lidi bakar, hingga kayu bakar. Hingga akhirnya, ia memilih untuk konsisten menggunakan rokok dan obat nyamuk bakar.

wawan geni

Dalam sebulan ia bisa menghabiskan 10 bungkus rokok dan 15 pak obat nyamuk bakar untuk keperluan melukis. Dalam sehari, Wawan menghabiskan waktu 8 sampai 9 jam, satu bungkus rokok biasanya dipakai Wawan.

rokok

Sampai sekarang, sudah 50-an lukisan yang berhasil diciptakan Wawan Geni dengan alat rokok dan obat nyamuk. Namun ke-50 lukisan tersebut sama sekali tidak ada di tangannya. Sebab telah berpindah tangan ke kolektor lukisan. Yang tersisa di rumahnya adalah lukisan yang diberi judul ‘Human Landscape’, tapi itu pun sudah dilirik oleh kolektor.

Dengan keunikan teknik melukisnya tersebut, Wawan Geni sempat mencatatkan namanya di Museum Rekor Indonesia (MURI) pada tahun 2006.

Gambar ilustrasi: Eko Susanto

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *