Waspada Kebijakan Kenaikan Tarif Cukai Rokok

Gambar Rokok – Kepala Bidang Kepabeanan dan Cukai Badan Fiskal Kementerian Keuangan (kemenkeu) Nasruddin Djoko Surjono meyakini target penerimaan negara dari cukai rokok tahun ini bakal tercapai. Menurutnya dia, hal itu karena para industri hasil tembakau menggenjot produksi akibat kenaikan target cukai rokok pada tahun depan.

gambar rokok

“Dengan mengumumkan kenaikan cukai di tahun depan diharapkan akan mengejar penerimaan cukainya. Tahun lalu juga begitu, ketika target masih di bawah dan dilakukan pengumuman kenaikan cukai tahun depan, maka di akhir tahun seperti November dan Desember penerimaan cukai biasanya naik,” ungkap Nasruddin dalam workshop bertajuk Kebijakan Cukai dan Dampaknya terhadap Industri Rokok di Hotel Menara Peninsula, Jalan Letjen S Parman, Jakarta Barat, Senin 12 Oktober 2015.

gambar rokok

Dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2015, pemerintah menargetkan penerimaan cukai sebesar Rp146,43 triliun yang terdiri dari cukai hasil tembakau (rokok) sebesar Rp139,81 triliun, cukai ethil alkohol Rp17 miliar, dan cukai minuman mengandung ethil alkohol (MMEA) sebanyak Rp6,46 triliun. Sedangkan dalam Rancangan APBN 2016, pemerintah menaikkan target cukai rokok menjadi Rp148,9 triliun.

bungkus rokok

Nasruddin menuturkan, selama beberapa tahun ke belakang, target cukai rokok selalu mencapai target yang telah ditetapkan. Meski begitu, pemerintah harus berhati-hati karena industri rokok merupakan penyumbang terbesar dalam penerimaan negara dari cukai.

“Bayangkan, dari rokok saja itu targetnya bisa Rp139 triliun. Kita harus hati-hati jangan sampai shortfall dan turunnya drastis, karena itu berdampak pada penerimaan perpajakan secara keseluruhan. Apalagi tahun depan pemerintah mengenjot infrastruktur yang membutuhkan biaya besar,” pungkasnya.

Foto oleh : Eko Susanto

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *