Sumbang-Menyumbang Hajatan dengan Rokok

Di sejumlah daerah, rokok menghadirkan tradisi yang berbeda. Tak terkecuali di Jepara, yang menjadikan rokok sebagai bentuk kesetiakawanan sosial.

rokok

Bila ada seseorang yang mempunyai hajatan, sumbangan yang diberikan bukanlah uang, melainkan justru rokok. Sumbangan rokok ini diberikan kepada tuan rumah yang menggelar hajatan. Jumlah yang diberikan minimal satu slop (pres).

Entah sejak kapan tradisi ini bermula. Yang jelas, hadirnya rokok yang menjadi bentuk sumbangan dalam hajatan ini dikarenakan faktor benda ini mendapatkan letak yang tinggi dalam skala kebutuhan masyarakat. Hampir menyerupai beras yang dibutuhkan untuk konsumsi dalam penyelenggaraan hajatan. Selain itu, sama seperti beras pula, rokok mudah diuangkan. Tinggal membawa ke warung atau toko terdekat.

bungkus rokok

Hal yang menarik lainnya adalah seorang tamu yang membawa bungkusan rokok juga membedakan rokok sumbangan yang mahal dan tidak. Bila rokok yang dibawa lebih dari seratus ribu harganya, rokok tersebut diberikan dengan plastik berwarna putih. Sedangkan rokok di bawah harga seratus ribu dibungkus dengan kantong berwarna hitam.

rokok

Secara umum, tidak ada yang membedakan tradisi menyumbang rokok di Jepara dengan tradisi serupa di daerah lain. Karena setiap sumbangan tersebut dicatat dan secara etis akan dibalas ketika si penyumbang juga mengelar hajatan di lain waktu.

Gambar Ilustrasi: Eko Susanto

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *