Rokok, Dangdut, Koplo: Tiga Hiburan Masyarakat Kecil

Orang kecil pun berhak mendapatkan penghiburan. Sebab, itulah yang membuat mereka tetap bertahan dari hari demi hari meskipun selalu tersisihkan dalam persaingan dalam masyarakat.

Dalam hal ekonomi mereka telah kalah bersaing dengan barisan orang-orang kaya. Tanah mereka dirampas, hak-hak mereka sebagai warga negara dilucuti, sumber penghasilan mereka juga digusur atas nama pembangunan. Tak hanya itu, hak-hak mereka untuk beraktualisasi dalam ranah kebudayaan, yang menjadi sumber kesenangan mereka, juga kerap mendapatkan cibiran.

orang merokok

Pada akhirnya, tak banyak hiburan yang bisa mereka raih. Salah tiga dari penghiburan di bawah ini boleh jadi menjadi penghiburan pamungkas yang tersisa bagi mereka.

Dangdut Koplo

Kesenangan orang kecil lain yang sering dicibir adalah kesenangan mereka dengan dangdut koplo. Dangdut koplo memang bagian dari budaya popular yang kerap dianggap jauh dari seni dan rendahan. Lirik-liriknya tidak mengandung filosofi dan digemari karena iramanya rancak dan energik. Mau lirik sedih pun pendengarnya akan dengan asyiknya bergoyang.

Alasan itulah yang membuat musik ini dianggap sebelah mata dan dianggap kelas rendah. Dibanding musik-musik rumit yang bahasanya saja tidak dimengerti orang kecil. Tetapi, bukan berarti dalam kebudayaan mereka jadi lebih rendah. Sebab, kedudukan kebudayaan setara tidak peduli jenisnya.

Merokok

Rokok selalu dikaitkan dengan masalah kesehatan, pemborosan. Dan sebagai orang miskin, selalu menjadi kampanye untuk memerangi rokok oleh kelompok-kelompok mapan yang mendapatkan asupan dollar itu. Katanya, dengan penghasilan yang tidak menentu seharusnya mereka bisa menggunakan uang untuk kebutuhan lebih penting, memperhatikan kesehatan.

Tetapi, persoalan tidak sesederhana itu. Bagi orang kecil, rokok telah menjadi semacam penghiburan yang tidak boleh dipisahkan dari kehidupan sehari-hari mereka. Kalau orang yang punya duit enak saja, selagi stres bisa jalan-jalan ke tempat hiburan atau melampiaskan ke hobi yang aneh-aneh. Tapi bagi orang kecil rokok cukup menjadi hiburan yang menjaga pikiran mereka tetap waras.

rokok

rokok

Sinetron

Di dunia hiburan layar kaca demikian pun yang terjadi. Sinetron menjadi primadona orang kecil, tak heran ratingnya selalu tinggi dan menghasilkan banyak iklan bagi stasiun televisi. Sinetronlah yang berhasil mengumpulkan seluruh anggota keluarga kelas bawah ke dalam suasana hangat dan seru.

Tak luput seperti rokok dan koplo, sinetron juga dianggap tidak bermutu dan tidak mendidik. Tetapi justru sinetronlah adalah hiburan murah yang bisa mereka akses. Mereka juga tidak punya uang berlebih yang banyak pilihan hiburan lain seperti menyewa NETFLIX, pergi ke bioskop, atau memasang WI-FI untuk menonton Youtube.

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *