Pemerintah Harus Cari Sumber Pendapatan Lain Selain Cukai Rokok

Direktur Eksekutif Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA) Yustinus Prastowo meminta pemerintah mencari sumber pendapatan alternatif selain cukai rokok.

rokok

Target penerimaan negara dari cukai rokok yang dinaikkan setiap tahunnya memberikan tekanan yang berat bagi Industri Hasil Tembakau (IHT) di dalam negeri. Terbukti, baru tahun lalu penerimaan dari sisi bea cukai mencapai target Rp 189,35 triliun dari target Rp 189,14 triliun atau 100,11 persen.

cukai rokok

“Penerimaan cukai dalam jangka panjang memang fluktuatif. Sebenarnya dulu penerimaan cukai selalu tercapai, tapi 3-4 tahun ke belakang agak berat. Bahkan baru tahun lalu tercapainya di atas 100 persen. Itu pun karena di bulan Oktober mengalami kenaikan tarif. Tapi sebelumnya sudah mulai stagnan. Jadi cukai rokok dan hasil tembakau tidak bisa lagi jadi andalan penerimaan negara. Harus ada alternatif,” katanya dalam diskusi bertema Peranan Tembakau dalam Pembangunan Nasional di Jakarta (23/3).

bungkus rokok

Yustinus menjelaskan, penerimaan cukai dari komoditas lain seperti alkohol dan lain-lain masih sangat kecil. Sehingga selama ini rokok menjadi komositas utama dan selalu menjadi andalan dalam menggenjot penerimaan cukai.

Pada 2017 lalu penerimaan cukai senilai Rp 153 triliun. Kontribusi cukai hasil tembakau terhadap penerimaan cukai 96%. Jadi yang lain itu hampir enggak ada, alkohol, etil alkohol hampir enggak ada. Kinerja penerimaan cukai hasil tembakau cukup tinggi meski sejak 2016 lalu tumbuh negatif.

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *