Mengusir Stigma Buruk Perempuan yang Merokok

Salah satu stigma buruk yang cukup klise soal merokok yang banyak beredar d mayarakat adalah soal anggapan bahwa perempuan yang merokok adalah perempuan nakal.

orang merokok

Entah kenapa, banyak orang yang menganggap bahwa wanita yang merokok bukanlah wanita yang baik-baik karena punya pergaulan yang terlalu bebas. Rokok pada wanita mudah saja diasosiasikan dengan tanda dunia malam, seks, bahkan narkoba.

rokok

Tak jelas darimana asalnya cara pandang seperti ini, padahal dalam sejarahnya, salah satu penemu rokok kretek juga adalah perempuan bernama Mbok Nasilah.

Bagaimana bisa orang menilai orang lain hanya karena tampilannya sebagai perempuan perokok? Lalu, apa salahnya dengan perempuan yang merokok.

Padahal nyatanya, tak sedikit perempuan yang memutuskan merokok semata sebagai bagian dari gaya hidup atau sebagai sarana pengurang stres. Bukan karena sebab pergaulan bebas dan kehidupan malam seperti yang banyak dituduhkan banyak orang.

orang merokok

Stigmatisasi negatif pada perempuan perokok secara tidak langsung mereduksi seluruh kualitas dirinya sebagai manusia. Padahal banyak perempuan perokok yang nyatanya secara sosial mampu memberikan kontribusi positif seperti yang dilakukan oleh ibu menteri perikanan dan kelautan, misalnya.

Hal inilah yang kemudian mendorong banyak pihak untuk mulai memperjuangkan dan menginisiasi gerakan perlawanan terhadap stigma ini, salah satunya adalah dr. Moren, ia adalah dokter yang baru mengambil spesialis syaraf di Universitas kedokteran di Solo.

Ia mengatakan, perempuan nakal itu tidak bisa diukur dengan alat ukur merokok. Banyak perempuan yang merokok, prilaku dan sifatnya sangat sopan dan baik.

rokok

Tentu butuh perjuangan yang keras dan watu yang tidak sebentar untuk bisa menghapus secara penuh stigma buruk ini. Dan tentu saja, langkah itu bisa kita mulai dari diri kita sendiri.

Gambar ilustrasi: Eko Susanto

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *