rokok kawung

Masyarakat Ciptagelar dan Rokok Kawung

Ciptagelar adalah sebuah kampung adat yang memiliki ciri khas, bentuk rumah dan tradisi yang sampai sekarang masih dipertahankan kuat oleh masyarakatnya. Masyarakat yang tinggal di kampung Ciptagelar biasanya disebut dengan kasepuhan yang artinya tua, penduduk kasepuhan dibagi menjadi 2 kelompok, kelompok 1 warga jiwa jero dan kelompok 2 warga jiwa luar. 2 kelompok tersebut pertanian adalah sumber penghasilan mereka.

rokok kawung

Ciptagelar berasal dari keturunan pakaian pajajaran yaitu Prabu Siliwangi di daerah Jawa Barat. Dalam sehari-hari Ciptagelar masih didominasi kepercayaan terhadap adat dan tradisi nenek moyangnya, misalnya kepercayaan terhadap tatali paranti karuhun atau lambang-lambang yang mengandung makna simbolik contoh tabu untuk menjual beras, tabu mengeluarkan padi pada hari lahir (wedal) dll,Ciptagelar juga memiliki upacara-upacara adat seperti upacara lingkaran hidup,upacara pertanian dan kesenian.

kawung

Dibalik keindahan budaya dan keteguhannya menjaga tradisi, masyarakat Ciptagelar ternyata memiliki kisah menarik soal rokok kawung, yaitu rokok yang menggunakan tembakau asli yang dilinting dengan daun kawung (aren), dipadukan dengan cengkih. Karena bunyi ketika tembakau kering itu terbakar adalah “kretek-kretek-kretek”, rokok ini kerap juga disebut dengan rokok kretek.

Banyak sumber menyebutkan, khasiat daun kawung yang dirokok adalah untuk menyembuhkan dan mengurangi risiko penyakit asma. Sementara, lintingan kawung yang diisi dengan tembakau asli biasa digunakan oleh orang-orang Ciptagelar untuk pengobatan penyakit jantung. Ini sudah dilakukan sejak zaman dulu.

kawung

Daun kawung sendiri memiliki khasiat tinggi untuk pengobatan tradisional. Dari akar hingga ruas daunnya memiliki kegunaan masing-masing. Seperti getah di batang pohon kawung bisa sebagai pemantik api yang mempunyai daya kobar lebih awet, dan (justru) memanfaatkan angin sebagai pengobar.

Dari pemahaman dan kepercayaan itulah, kampung Ciptagelar menjadikan merokok kawung sebagai kebiasaan sehari-hari, mulai dari saat bertani, berdagang, atau beraktivitas sosial yang lainnya. Terhitung, sekitar 90% masyarakat Ciptagelar adalah perokok.

kawung

About the author

admingr

View all posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *