Ini Hitungan Sumbangan Cukai Per Bungkus Rokok

Keluarnya Peraturan Menteri Keuangan Nomor 147/PMK.010/2016 akan memperbarui besaran cukai yang disetorkan perokok kepada pemerintah. Rata-rata kenaikan cukai yang ditetapkan dengan PMK baru tersebut sebesar 10,54%. Serta mulai berlaku per 1 Januari 2017.

rokok

Artikel ini bukannya hendak menjadi pembaca yang terhormat sebagai orang pelit, yang senantiasa menghitung setiap sumbangan yang telah diberikan kepada negara.

Tapi, jujur saja, selama ini aturan pemerintah justru memperlakukan perokok secara diskriminatif. Ruangnya dibatasi, dan jika pun ada tempat khusus perokok itu diberikan seadanya dengan ruangan kecil dan perokok berjubel-jubel di sana agar bisa merokok. Tentu secara etika apa yang diberlakukan pemerintah atas penyumbang setoran cukai terbanyak tidaklah pantas.

bungkus rokok

Mari kita hitung berapa setoran cukai yang kamu sumbangankan kepada negara sesuai PMK terbaru. Misalkan kamu yang merokok Sigaret Kretek Mesin (SKM), per batang rokok yang kamu hisap, itu artinya kamu telah menyetorkan cukai sebesar 655 rupiah. Lalu anggap saja sebungkus ada 12 batang rokok. Maka total cukai yang kamu bayarkan sebesar Rp7.860.

Nah, kalau kamu merokok dua bungkus rokok dalam sehari tinggal kalikan dua hasil hitungan itu. Lalu dalam sebulan, berapa jumlah bungkus rokok yang kamu hisap. Lalu setahun? Sebanyak itulah sumbangan cukai yang kamu berikan negara.

rokok

Sebagai balasan yang diberikan negara, ruang merokok dibatasi karena alasan kesehatan. Baiklah, para perokok tenggang rasa sama orang-orang yang tidak merokok. Tetapi mbok jangan terlalu, pemerintah harus menjaga amanat dari Mahkamah Konstitusi bahwa merokok merupakan hak, yang semestinya dilindungi oleh negara. Dan di setiap tempat yang ditetapkan sebagai Kawasan Bebas Asap Rokok, diwajibkan untuk menyediakan Tempat Khusus Merokok (TKM). Dan ruangan khusus merokok itu harus layak. Sekali lagi, harus layak.

Gambar Ilustrasi: Eko Susanto

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *