Indonesia Bersikukuh Menolak Kebijakan Bungkus Rokok Polos di Australia

Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag) bersikukuh menolak penerapan kebijakan bungkus rokok polos (Plain Packaging) di Australia. Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Kemendag, Imam Pambagyo, mengatakan masalah ini sedang ditangani badan sengketa WTO.

rokok

“Proses hearing dan submussions berbagai dokumen pendukung klaim sudah disampaikan menunggu keputusan panelis, kemungkinan triwulan pertama 2017,” ujar Imam di Jakarta, Kamis (3/11).

Gugatan atas kebijakan Australia itu dilakukan bersama-sama dengan Honduras, Jamaika, Cuba. Sekarang Indonesia masih menunggu keputusan dari WTO.

bungkus rokok

Imam mengatakan, bila kebijakan ini dinyatakan tidak melanggar ketentuan WTO, berarti produk-produk lain yang dianggap memiliki dampak bagi kesehatan dapat dikenakan plain packaging atas nama kesehatan publik. Namun menurut dia, prosedur penetapan kebijakan plain packaging ini sebetulnya tidak sesuai dengan disiplin WTO.

“Ada yang bilang itu standar yang ditetapkan WHO. Tapi menurut kita, WHO bukan internasional standardizing body,” kata dia.

rokok

Dia mengungkapkan, pada 2015, nilai devisa yang dihasilkan dari surplus ekspor produk tembakau Indonesia telah mencapai US$ 524 juta. Nilai tersebut dapat dicapai mengingat Indonesia sekarang merupakan negara produsen sekaligus eksportir produk tembakau pabrikan kedua terbesar di dunia setelah Uni Eropa.

Gambar Ilustrasi: Eko Susanto

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *