Harga Satu Bungkus Rokok 50 Ribu Hanya Hoax

Masyarakat kita terbelah dengan bergulirnya isu harga satu bungkus rokok Rp50 ribu. Ada yang banyak orang yang terpancing berdebat di linimasa, padahal kebijakan menaikkan harga rokok bukan perkara gampang. Karena rokok termasuk barang konsumsi yang mempengaruhi tingkat inflasi.

Rokok

Isu mengenai kenaikan harga rokok ini digulirkan oleh kelompok antirokok yang dibiayai pihak asing. Adalah Hasbullah Thabrany yang mendapatkan donor untuk penelitian yang mengada-mengada itu. Penelitiannya apa saja, asal mendukung aktivitas antitembakau di Indonesia.

Bungkus Rokok

Maka Hasbullah Thabrany pun melakukan penelitian dengan metode survei, dengan responden 40 persen orang merokok dan sisanya tidak merokok. Dari responden itu telah ada bias narasumber. Kemudian, ia bertanya sampai tingkat harga berapa orang merokok akan berhenti merokok, Rp15 ribu? Lalu dinaikkan menjadi Rp25 ribu, Masih merokok, maka dinaikkan lagi menjadi Rp50 ribu per satu bungkus rokok. Banyak dari respondennya yang mengaku akan berhenti merokok.

rokok

Ya, karena ini penelitian pesanan, yang harus menemukan formulasi tingkat kesanggupan orang berhenti membeli rokok, maka angkanya akan selalu dinaikkan. Bukan begitu, Pak Thabrany?

Ilustrasi gambar: Eko Susanto

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *