Dan Pedagang Kelontong Pun Berharap Mendapat Rokok Hajatan

Tradisi sumbang-menyumbang rokok di daerah Jepara menjadi limpahan tersendiri bagi para pedagang kelontong. Sebab, hasil sumbangan yang terkumpul dan jumlahnya berlimpah itu tidak mungkin dirokok oleh si penerima sumbangan.

rokok

Apalagi tradisi ini tidak hanya berlaku di antara perokok. Siapa pun yang punya hajat, tidak peduli merokok atau tidak, kaya atau miskin, tradisi sumbang menyumbang dalam bentuk rokok berlaku umum.

Rokok hasil hajatan juga terdiri beragam merek. Walaupun yang populer rokok merek Sukun putih dan Djarum. Sebagian besar rokok yang melimpah itu dilarikan oleh si punya hajat ke pedagang kelontong untuk ditukarkan dengan uang.

bungkus rokok

Seorang pedagang kelontong di Desa Kecapi Tahunan, Jepara, misalnya, dia menunggu-nunggu apabila ada orang terdekat, baik itu tetangga, teman, untuk memberikan rokok hasil sumbangan kepadanya.

rokok

Bila mendapatkan rokok sumbangan tersebut, maka dia tidak perlu mengeluarkan transportasi untuk belanja rokok. Di samping itu, harga rokok hasil sumbangan harganya lebih murah dibanding harus harga belanja di toko grosir atau distributor.

Gambar Ilustrasi: Eko Susanto

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *