Argumen Lucu Orang Madura Agar Bisa Tetap Merokok

Parcoma akalambi tape keng ta’ a songkok
Bile akalambi ye kodhu asongkok

Dua larik di atas merupakan sindiran halus yang biasa dikeluarkan orang Madura saat sedang berkunjung ke rumah seseorang. Larik pertama berarti: percuma ada kopi tak ada rokoknya, sedang larik kedua berarti: jika ngopi ya harus merokok.

bungkus rokok

Kopi dan rokok menjadi suguhan wajib jika Anda kebetulan bertamu ke rumah orang Madura. Di sana kedua suguhan ini harus ada, walaupun sang tuan rumah tidak minum kopi dan merokok. Mengapa hal ini bisa terus berjalan sampai sekarang di Madura, bahkan terus dibawa ke daerah manapun, di mana orang Madura itu tinggal? Berikut jawaban singkatnya.

Tradisi memuliakan tamu menjadi pegangan penting bagi orang Madura. Keakraban menyambut tamu harus dijaga betul, dengan menghidangkan kopi dan rokok. Dua produk ini biasa dihidangkan untuk memulai percakapan yang lama antara tamu dan tuan rumah.

Di wilayah pesantren di Madura dan juga daerah sekitar tapal kuda seperti Situbondo, Jember, Bondowoso, Banyuwangi, Surabaya, dan Malang, sajian kopi dan rokok menjadi hidangan wajib kala ada acara penting, misalnya kenduri, acara silaturahmi antar warga, pertemuan dengan kepala daerah, anggota dewan, dll.

rokok

Kopi dan rokok menjadi perekat keakraban antar warga. Khusus bagi santri Madura, minum kopi dan merokok bukan suatu perilaku yang sia-sia. Sebab ia telah menjadi teman sejati saat menelaah kitab, halaqah mencari solusi dari persoalan keagamaan, kemasyarakatan, bahkan kebangsaan.

Bila Anda menemui orang Madura sedang membawa botol minuman energi, hampir bisa dipastikan yang berisi di dalamnya bukanlah minuman energi, melainkan kopi. Kala sedang bepergian, berjalan menuju sawah, atau tempat bekerja, orang Madura suka sekali sangu kopi. Kopi menjadi minuman penambah energi bagi mereka. Maka wajib untuk membawanya kemanapun ia pergi.

Rokok juga penting bagi mereka. Jika ada pekerjaan yang berkategori ringan, upah uang akan selalu ditolak bagi mereka. Kecuali, jika upah uang tersebut diganti dengan rokok, maka akan selalu diterima. Rokok menjadi simbol keakraban dan nilai tukar yang dianggap sepadan untuk sebuah pekerjaan ringan.

rokok dan kopi

Jangan sungkan untuk menyebut dua larik di atas jika Anda sedang berkunjung ke Madura. Kopi dan rokok sudah menjadi hal yang wajib ada bagi orang Madura ketika menyambut tamu. Jika Anda merasa takut mati ketika merokok, maka tenang saja. Orang Madura selalu punya banyak korek untuk membakar rokok Anda yang sudah mati.

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *