Angka Statistik Berkurangnya Pabrik Rokok karena Kenaikan Cukai

Pemerintah berencana akan menaikkan cukai rokok lagi di tahun 2019. Kebijakan ini akan diterapkan pada awal tahun 2019. Hal ini didasarkan untuk menambah pemasukan Negara. Namun, ada hal lain yang penting untuk kita ketahui Bersama. Bahwa kebijakan kenaikkan cukai rokok tiap tahunnya berimbas pada perusahaan, pabrik dan unit pengolahan tembakau di Indonesia.

Kenaikan cukai rokok membebani perusahaan, utamanya pabrik rokok kecil, maka tak heran jika kemudian banyak pabrik yang bangkrut dan akhirnya tutup. Hal ini terjadi hampir tiap tahun.

rokok

Dari data Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan, jumlah pabrik rokok terus berkurang drastis sejak tahun 2007. Dari 4600 pabrik di tahun 2007 menurun menjadi 713 pabrik rokok di Indonesia pada 2015. Hal ini juga berimbas pada banyaknya pengangguran karena pabrik ditutup.

bungkus rokok

Sektor pekerja menjadi hal yang krusial akibat banyaknya pabrik rokok yang ditutup. Dari tahun 2007 pabrik rokok mampu menyerap  316.991 jiwa pekerja. Jumlah ini terus menurun tiap tahunnya, hingga pada 2012 jumlah pekerja menjadi 281.571 jiwa pekerja.

Data penting ini perlu untuk diketahui bersama. Konsekuensi dari kebijakan Pemerintah yang tak berpihak harus segera dihentikan karena dampaknya cukup besar dan nyata. Pemerintah harusnya sadar betul bahwa banyak sekali pekerja yang menggantungkan hidup di sector pertembakauan ini.

rokok

Jika kebijakan kenaikkan cukai benar-benar diterapkan Pemerintah di awal tahun 2019 maka, pabrik rokok yang jumlahnya kecil tersebut akan makin berkurang. Dan hal tersebut tentu akan semakin berimbas juga kepada jumlah pengangguran di Indonesia.

Alih-alih mendapatkan untung besar, Negara justru bisa mendapatkan rugi karena kebijakan yang tak tepat ini.

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *