Alasan Sri Mulyani Tak Naikkan Harga Rokok Hingga Rp50 Ribu per Bungkus

Tarif cukai rokok akhirnya diputuskan naik dengan rata-rata tertimbang 50,54% dan kenaikkan harga jual eceran (HJE) dengan rata-rata sebesar 12,26%. Itu artinya harga per satu bungkus rokok tidak naik menjadi Rp50 ribu.

rokok

Menteri Keuangan Sri Mulyani menjelaskan, menaikkan tarif cukai rokok mempertimbangkan banyak hal. Besaran yang diputuskan sekarang dinilai sudah maksimal.

bungkus rokok

“Tahun lalu rata-rata tertimbang 11,33%, tahun ini 10,54%, turun sedikit dibandingkan tahun lalu. Tapi kenaikan dua tahun terakhir telah dianggap maksimal dilihat terhadap aspek penerimaan negara dan produksi,” katanya dalam konferensi pers di kantor pusat DJBJ, Jakarta (Jumat, 30 September 2016).

Sri Mulyani mengakui, kalau dilihat dari aspek kesehatan memang kenaikan tarif cukai bisa dikatakan kecil. Namun dalam penetapan tarif, harus melihat banyak aspek.

rokok

Senada dengan Sri Mulyani Dirjen Bea Cukai Heru Pambudi mengatakan tarif cukai rokok tidak bisa dinaikan hingga Rp50 ribu per bungkus. “Menentukan tarid itu semua dihitung dan dipertimbangkan,” katanya.

Gambar Ilustrasi: Eko Susanto

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *